Entri Populer

Minggu, 31 Oktober 2010

Sinopsis Drama Korea You're Beautiful Episode 8



Sinopsis Episode 8
Mi Nam berlari keluar studio, Shin Woo mengejarnya.
Jeremy bertanya, "Apa Mi Nam sakit?"
Tae Kyung bertanya pada Manajer Ma, "Apa ada yang terjadi sebelum rekaman?". Manajer Ma menjawab, "Aku hanya bilang padanya untuk menyanyikan lagumu dengan luapan perasaan cinta. Kurasa hatinya meluap untuk Kang Shin Woo."

Shin Woo mengejar Mi Nam ke taman.
Shin Woo: Go Mi Nam..
Mi Nam: Jangan lihat aku. Tidak ada yang boleh melihatku.
Tae Kyung mengikuti mereka dan melihat dari belakang. Shin Woo menyadari kehadiran Tae Kyung.
Shin Woo: Aku akan melindungimu agar tidak ada yang melihatmu.
Shin Woo menarik Mi Nam dan memeluknya. Saat berbalik, Tae Kyung melihat Mi Nam menangis.
Mi Nam: Maafkan aku, kak Shin Woo.



Mi Nam melihat Tae Kyung dan berlari pergi. Tae Kyung hendak mengejarnya, tapi Shin Woo menghalanginya.
Shin Woo: Kurasa lebih baik membiarkannya sendiri saat ini. Dia pasti stress karena ini adalah rekaman pertamanya.


Mi Nam duduk di sebuah bangku taman. Ia berpikir, "Aku berharap aku menghilang, jadi tidak akan ada yang tahu tentang perasaanku. Jika perlahan aku menghilang, tidak akan ada yang memperhatikan, kan?"
"Go Mi Nam." seseorang tiba-tiba memanggil namanya. Mi Nam mendongak dan melihat Jeremy duduk dibangku taman diseberangnya.
Mi Nam: Jeremy, apa kau bisa melihatku?
Jeremy tersenyum: Tentu saja. Aku sudah melihatmu beberapa lama.
Mi Nam: Jadi aku tidak menghilang karena Jeremy melihatku.
Jeremy: Kau tidak bisa menghilang, karena kita harus merayakan rekamanmu yang pertama.
Jeremy mengajak Mi Nam naik motor berkeliling kota. Ia juga mengajak Mi Nam makan masakan india yang super pedas hingga membuat Mi Nam menangis. Ia mengajak Mi Nam makan es krim dan bermain di game center.

Terakhir, ia mengajak Mi Nam naik bus. "Ini bus rahasiaku. Aku hanya memberitahukan rahasia ini padamu."
Mi Nam: Seperti katamu, memang tidak banyak orang yang naik bus ini.
Jeremy: Satu putaran bus ini menghabiskan waktu satu jam. Kalau aku sedang sedih, aku selalu naik bus dan ikut satu putaran, lalu hatiku akan merasa tenang.
Mi Nam: Apa hatiku akan tenang juga?
Jeremy: Tentu saja. Bus ini ajaib. Kita ketemu satu jam lagi ya!
Jeremy duduk di belakang Mi Nam, tidak lagi mengajaknya mengobrol. Ia berkata dalam hati seraya menatap Mi nam dari belakang, "Bisakah hatiku tenang dalam satu jam? Satu jam ini, biarkan aku menyukaimu, Go Mi Nam."

Manajer Ma: Aku lega kau bersenang-senang dengan Jeremy.
Mi Nam: Aku pasti membuat kalian cemas. Maafkan aku.

Manajer Ma: Kau harus mengontrol perasaanmu, Mi Nam.
Mi Nam: Bagaimana cara aku mengontrol perasaanku?
Manajer Ma: Aku sudah berpikir bagaimana cara mengontrol perasaanmu. Kau tahu titik tekanan, kan? Jika kau lapar, kau bisa menekan telingamu seperti ini (ia mencontohkan). Jika kau ingin buang air, kau bisa menekan ini (ia menekan telapak tangannya). Jika kau ingin terjaga, kau bisa menekan ini (ia menekan pelipisnya). Jika kau tidak bisa mengontrol perasaanmu, sentuh hidungmu seperti ini (ia menyentuh ujung hidungnya). Jika hatimu berdebar jika bertemu seseorang, kau bisa menekan hidungmu.
Setelah diajari trik itu oleh Manajer Ma, Mi Nam sering menekan hidungnya di depan Tae Kyung.


Tae Kyung mengira Mi Nam menyukai Shin Woo. Ia mengusulkan agar Mi Nam memberitahu hal yang sebenarnya pada Shin Woo. "Kau salah paham." ujar Mi Nam, namun Tae Kyung tidak mengindahkannya.

Mi Nam duduk di taman seorang diri. Shin Woo mendatanginya.
Shin Woo: Apa kau mau mendengar cerita tentang seorang gadis yang tidak peka? Seorang gadis menyimpan rahasia yang besar dan masuk ke dalam sebuah grup. Tidak lama setelah ia masuk grup itu, salah seorang personilnya mengetahui rahasianya. Tapi gadis itu tidak tahu.
Mi Nam: Kenapa personil itu tetap diam?
Shin Woo: Awalnya, ia hanya ingin menonton karena menganggap itu menarik (Shin Woo mengingat saat ketika ia memperhatikan segala tingkah laku Mi Nam). Namun lama kelamaan, ia merasa kasihan pada gadis itu dan ingin membantunya (Shin Woo mengingat saat-saat ia menolong Mi Nam ketika gadis itu kesulitan).
Mi Nam: Kenapa personil itu tidak memberitahu gadis itu?
Shin Woo: Untuk kepentingan grup dan keselamatan gadis itu. Jadi ia tetap diam sampai sekarang. Jika saatnya tiba, perasaan itu akan tersampaikan, kan?

Sementara Tae Kyung tidak dapat berkonsentrasi pada pekerjaannya karena memikirkan Mi Nam,ia mncorat coret partiturnya dengan nama Mi Nam.Pasti Mi Nam sngata menyukai Shin Woo sampai ia menangis jadi ini yang dia maksudkan.Dasar`babi-kelinci`gerutu Tae Kyung.Pasti sekarang sudah berhasil memohon pada Shin Woo dan sedang bersama Shin Woo,maka Tae Kyung mencari kesemua mess dan akhirnya hp nya berbunyi ada sms dari Mi Nang berbunyi"Kakak jangan serahkan aku pada kak Shin Woo,aku berjajnji tidak akan membuat masalah lagi".

President Ahn, Stylish Wang dan Manajer Ma berdiskusi tentang konsep videoklip untuk lagu Mi Nam. Mereka memutuskan untuk menggunakan Tae Kyung dan Yoo He Yi sebagai model. Setelah ide-ide aneh yang diutarakan, akhirnya disimpulkan bahwa videoklip tersebut bertemakan high school.

Mi Nam dan Tae Kyung shooting di sebuah sekolah. Di sana, ia bertemu dengan sahabat kakaknya yang bernama Kim Dong Jun. Mi Nam berpura-pura mengenalnya. Dong Jun bercerita tentang masa-masa mereka sekolah bersama.

Kemudian, adegan makan siang, Mi Nyeo berkata bahwa karakternya adalah orang kaya, maka makan siangnya benar2 enak. Tae Kyung menggerutu saat Mi Nyeo berkata, "Kak, kau adalah murid miskin jadi kau hanya mendapat ikan teri. Aku ingin memberimu telur gulung, tapi sayangnya aku tidak dapat melakukannya." Mi Nyeo menggoda Tae Kyung dengan telur gulungnya.

Melihat telur gulung itu, Dong Joon ingat sesuatu, ia ingat adik perempuan Mi Nam, karena ia benar2 suka telur gulung. Mi Nam biasa mengumpulkan telur gulung dari bekal teman2 sekolahnya dan memberikan pada Mi Nyeo. Dong Joon, "Aku tidak suka telur gulung, tapi itulah mengapa aku minta ibuku membuatkanku telur gulung setiap hari. Karena dia akan memakannya."

Tae Kyung menyeringai, ia berkata bahwa Dong Joon pasti menyukai Mi Nyeo, kemudian ia melihat dengan kaget saat Dong Joon menganggukkan kepalanya dengan malu. Dong Joon mengaku, "Aku berkata ini sekarang, tapi aku dulu benar2 menyukai adikmu. Aku tidak bisa berkata apa2 karena dia adalah adik temanku, tapi dia adalah cinta pertamaku." hihi..

Dong Joon besok pagi akan masuk militer, dan ia memikirkan Mi Nyeo terus menerus, "Sekarang aku melihatmu, seperti sudah melihatnya."


Dong Jun bilang bahwa ia menyukai Mi Nyu, namun takut mengatakannya pada Mi Nam.
selama itu, Tae Kyung melihat keduanya dengan sebal dan menyuapkan makanan ke dalam mulutnya sambil menggerutu. Dia semakin sebal saat melihat reaksi Mi Nyeo yang tampak senang dengan ungkapan perasaan itu.

Kekesalan Tae Kyung semakin bertambah setelah makan siang, saat Dong Joon tanya apa Mi Nyeo pernah mengunjungi tempat tinggal mereka. Saat Tae Kyung berkata ia pernah bertemu dengannya, Dong Joon menghela nafas, "Bukankah ia cantik?"
Tae Kyung menjawab, "Karena kau akan masuk militer, coba minta Go Mi Nam agar kau bisa bertemu dengan adikknya." Dong Joon berkata tidak, ia akan menemuinya setelah selesai Wamil. Dia belajar farmasi dan berencana kembali ke kota mereka dan membuka toko obat disana. Dia akan mencarinya nanti. "Ini adalah mimpiku untuk menikah muda dan membuka toko obat dan hidup bahagia bersamanya." wow..

Mereka akan mengambil adegan di luar, Tae Kyung tidak tahan untuk tidak menggoda Mi Nyeo, "Aku tidak tahu kau adalah calon istri ahli farmasi." Kau harus mengirimkan vitamin dan obat padanya nanti.

hampir di akhir shooting, Dong Jun meminta tanda tangan Mi Nam di sepatunya. Ia merebut sepatu Mi Nam. "Mi Nam, apa benar ini sepatumu?" tanyanya bingung. "Iya, memangnya kenapa?" tanya Mi Nam. "Tidak apa-apa.". Dong Jun berkata pada dirinya sendiri, "Apa operasi membuat kakinya mengecil?".
Mi Nam pergi bersama Tae Kyung. Ia menyadari bahwa ukuran sepatunya berbeda dengan kakaknya, dan kembali menemui Dong Jun, yang saat itu sedang bicara dengan repoter Kim.
Dong Jun sepertinya mengetahui identitas Mi Nam yang asli, namun berlagak tidak tahu.



Tae Kyung mendorong Mi Nyeo, maka saat sutradara memerintahkan agar mereka berakting seperti teman, Mi Nyeo mengambil beberapa daun kering dan melemparkannya ke arah Tae Kyung, dan mengenai kepala Tae Kyung. Mereka akhirnya saling lempar daun. Tae Kyung mendorong Mi Nyeo ke tanah dan terus menaburkan daun2 diatas Mi Nyeo.

Tae Kyung tertawa dari sarkatis menjadi bahagia. melihat ke arah wajah Tae Kyung yang tersenyum, Mi Nyeo merasa berdebar lagi dan ia membuat gerakan seperti hidung babi lagi. Ini membuat Tae Kyung berpikir Mi Nyeo mengejeknya lagi.
He Yi datang ke lokasi syuting dan harus berhadapan dengan reporter. Reporter itu tahu bahwa wanita dalam foto bukan He Yi dan mengancam untuk bertanya pada Mi Nam. He Yi berniat untuk memperingatkan hal ini pada Tae Kyung, tapi melihat keakraban Tae Kyung dengan Mi Nyeo, ia menjadi cemburu.



Mi Nyeo sangat berterima kasih dengan tulus. Dong Joon diliputi perasaan senang dan ia memeluk Mi Nyeo. dong Joon berkata dengan sungguh2, "Aku benar2 menyukai adikmu." lalu Dong Joon lari dengan bersemangat. Tae Kyung TIDAK senang melihat ini.
He Yi masuk dan ingin Tae Kyung mengantarnya pulang dan dengan melihat ke arah Mi Nam, Tae Kyung pergi dengan he Yi. Mi Nyeo melihat mereka dengan sedih, tapi mengingatkan dirinya agar tidak kesal.
Tae Kyung terpaksa pulang bersama Yoo He Yi.

Mi Nam pulang ke rumah dijemput oleh Shin Woo.
Saat Tae Kyung pergi, Shin Woo tiba, ia mau mengantar Mi Nyeo pulang. Mi Nyeo tidak berharap Shin Woo datang tapi karena ia sudah disini, Mi Nyeo akan pulang dengannya.

Tae Kyung tetap melihat mereka dari kaca spion (khas Korea..) saat He Yi berkata, "betapa baiknya Shin Woo pada Mi Nam, dia masih tidak tahu ia seorang gadis, kan ? Jika ia tahu, ia pasti merasa tidak enak."
He Yi ingin makan spaghetti dan minta Tae Kyung membawanya ke restauran. Tapi Tae Kyung mendapat panggilan telp dari Mo Hwa Ran. Ia ingin bertemu.

Maka, Tae Kyung berhenti di restaurant dan melemparkan kunci mobil ke arah He Yi, dan berkata, "Seperti yang kau katakan, Aku membawamu kesini." Tae Kyung tidak janji makan bersama He Yi. Tae Kyung meninggalkan He Yi yang cemberut dan frustrasi.

Di perjalanan, Hwa Ran menelepon Tae Kyung dan memintanya bertemu.
Saat dalam perjalanan menemui Mo Hwa Ran, Tae Kyung mencatat bahwa ini adalah kali pertama dalam 10 tahun ia ingat ulang tahunnya. Tapi saat Tae Kyung tiba, Hwa Ran sudah menunggu dengan beberapa orang. Sekumpulan reporter dengan antusias menyapa Tae Kyung, berkata bahwa Tae Kyung akan membuat ulang lagu Mo Hwa Ran, mereka ingin menginterview Tae Kyung.

Tae Kyung mengerti situasinya dan ia mohon diri tidak bisa tinggal karena ada urusan pribadi. Tae Kyung pergi. Tae Kyung kecewa, "Maaf, aku ada urusan lain." dan meninggalkan ruangan.

Di rumah, Mi Nyeo melihat bahwa Bibi Mi Ja sudah membuka paket berisi hadiah untuk Tae Kyung dan berpikir bagaimana ia akan membungkus ulang paket itu. Sebuah catatan jatuh, Mi Nyeo membaca, "Ini adalah album yang sangat kau inginkan. Selamat Ulang Tahun. Dari Ayah."

Mi Nyeo merasa pasti menyenangkan memberi kejutan Tae Kyung dengan hadiah ulang tahun, Mi Nyeo mengeluarkan foto dengan tandatangan Mo Hwa RAn, ia pikir Tae Kyung pasti senang karena ia adalah fans Mo Hwa RAn.

Saat ia minta Jeremy mengadakan pesta malam ini, ia heran mendengar jawaban bahwa ini bukanlah hari ulang tahun Tae Kyung. Mereka sudah merayakannya tahun ini. Tae Kyung juga tidak akan pulang malam ini karena ia akan bekerja di studio sepanjang malam. Mi Nyeo memutuskan untuk pergi ke kantor manajemen.

Hwa Ran: Beraninya kau mempermalukan aku seperti itu.
Tae Kyung:Bukankah kau sudah tidak takut lagi bila mereka mengetahui jati diriku yang sebenarnya?
Hwa Ran: Benar, aku sudah tidak takut lagi. Jika mereka tahu tentang kita, mereka akan lebih memperhatikan kita. Aku ingin me-release ulang lagu itu. Aku ingin dunia mendengar lagu itu. Karena itulah, aku membutuhkanmu.
Tae Kyung: Apa kau sangat mencintai laki-laki itu? Cinta yang membuatmu mencampakkan aku?
Hwa Ran: Hal itu sangat berharga untukku.
Tae Kyung: Hal itu sangat menakutkan untukku. Pergilah.
Hwa Ran: Tapi akulah yang melahirkanmu. Karena kau.. Karena aku melahirkanmu, aku kehilangan hal yang paling berharga untukku. Aku kehilangan dia karena kau. Sejak kau lahir, aku hanya mengingat cinta itu sebagai kenangan.


Tae Kyung: Jika kau ingin dihargai karena telah melahirkan aku.. Paling tidak, kau mengingat hari lahirku.
Hwa Ran: Apa hari ini?
Tae Kyung tidak menjawab, ia berjalan pergi meninggalkan Hwa Ran. Mi Nam mendengar percakapan mereka.

Tae Kyung bersandar pada dinding dan menangis.

Mi Nam melihatnya dari jauh dan ikut menangis. "Bunda Maria, bintangku sedang menangis dalam gelap. Apa yang harus aku lakukan?"

========================================================
3 Ciri Wanita Dambaan Pria

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar