Entri Populer

Minggu, 31 Oktober 2010

Sinopsis Drama Korea You're Beautiful Episode 6

Sinopsis Episode 6


Tae Kyung dan Mi Nam tidur bersama sampai pagi. Manajer Ma, yang hendak membangunkan Mi Nam, terkejut melihat pose mereka. Ia membuat kesimpulannya sendiri dan berpikiran yang aneh-aneh, namun tidak ada satu pun yang benar ^-^;


Mi Nam bangun terlebih dahulu. Bibi Mi Nam membangunkan Tae Kyung dengan menepuk pantatnya ^-^;


Di ruang makan.


Tae Kyung: Bibinya Mi Nam, karena kita akan tinggal bersama di sini, aku punya sedikit peraturan, jadi tolong dengarkan baik-baik. Nomor 1, jangan menyentuhku ketika kau...
Bibi Mi Nam: Aigoo.. Aigooo... (lalu meremas pantat Tae Kyung) Jangan pernah bicara tentang peraturan dengan orang dewasa. Aduhh, aku ingin pipis... Kamar mandi dimana ya?
Manajer Ma, Mi Nam, Jeremy dan Shin Woo terbelalak melihat Tae Kyung. Tae Kyung mengernyit marah pada mereka dan mereka buru-buru memalingkan kepala. Hihi.. Lucu..
Setelah sarapan, Mi Nam keluar. Shin Woo mendatanginya.

Shin Woo: Apa kau tidur nyenyak tadi malam?
Mi Nam: Aku pingsan.
Shin Woo: Kau tidur se-nyenyak itu?
Mi Nam: Aku membuat sedikit kesalahan, tapi untungnya dia tidak tahu. O iya, apa kau baik-baik saja? Kemarin....
Shin Woo: Maksudmu setelah aku ditinggal oleh gadis itu? Apa kau mengkhawatirkan aku?
Mi Nam mengangguk: Kemarin kau kelihatan kesal dan lelah. Aku minta maaf atas nama gadis itu.
Shin Woo: Sekarang aku sudah tidak apa-apa. Aku kesal karena ia pergi dengan laki-laki lain, tapi aku rasa ia tidak melihat laki-laki itu sebagai seorang pria. Aku lega.
Mi Nam: Untuk orang sekeren kakak, dia pasti akan menyukai kakak juga.
Shin Woo: Benar ya. Aku akan mempercayaimu. Apa yang kau katakan itu, jangan dilupakan dan jangan ditarik lagi. Janji?

Yoo He Yi datang ke studio A.N.Jell. Ia berbincang dengan President Ahn.
He Yi: Ini undangan untuk datang ke premier movie-ku.
President Ahn: Kau datang untuk memberikan undangan ini?
Yoo He Yi ingin menemui Tae Kyung. Stylist Wang mengantarkannya. Tae Kyung sedang menciptakan sebuah lagu di studionya. Yoo He Yi terlihat sangat menyukai Tae Kyung.
Tae Kyung melihat kedatangan He Yi, namun tetap cuek.
He Yi menulis di kertas, "Buka Pintunya."
Tae Kyung: Tidak mau.
He Yi menulis di kertas lagi, "Aku datang untuk menemukan wanita itu."
Tae Kyung: Kau tidak akan bisa menemukannya.
He Yi menulis, "Aku tidak akan diam melihatmu begitu!"
Tae Kyung beranjak dan menulis di kaca studio, "Diam dan pergi."

He Yi pergi dan menemui Mi Nam, lalu berfoto dengannya. "Kau tidak terlihat seperti laki-laki." katanya.

Gosip antara Tae Kyung dan He Yi membuat hati Mi Nam menjadi sakit. Ia murung. Jeremy mencemaskannya, dan memberinya makanan. "Makanlah, Go Mi Nam. Jangan sampai sakit." katanya.
Go Mi Nam: Jeremy, laki-laki menyukai wanita cantik kan?Kau juga kan?
Jeremy: (Salah tingkah karena ia sepertinya mulai menyukai Mi Nam walaupun tidak mengetahui bahwa Mi Nam seorang wanita) Tentu saja. Aku hanya menyukai wanita cantik. Apa itu aneh. Aku tidak akan menyukai laki-laki seperti kamu.
Mi nam: Benar, aku seorang laki-laki.

President Ahn: Sebelum album ke-6 A.N.Jell release, single album Mi Nam akan release terlebih dahulu.
Pernyataan itu membuat semua orang terkejut.
Manajer Ma: Mi Nam tidak begitu terkenal.
President Ahn: Popularitas bisa ditingkatkan dengan strategi. Tae Kyung sudah mempersiapkannya. Sebuah lagu bagus yang cocok untuk Mi Nam.
Manajer Ma meminta Tae Kyung untuk menolong Mi Nam agar President Ahn mengubah pikirannya. Tapi Tae Kyung menolak dan berkata pada Mi Nam, "Apa kau bisa menyanyikan laguku?"

Mi Nam: Aku...
Tae Kyung: Jika kau bisa menyanyikannya, tinggallah. Kalau tidak bisa, pergi.
Mi Nam cemas, Shin Woo menghiburnya. Mi Nam berniat untuk pergi ke gereja menemui suster kepala. Ia mengirim sms pada Manajer Ma. "Manajer Ma, aku pergi menemui suster kepala."
Manajer Ma mengira Mi Nam pergi untuk selamanya, sedangkan maksud Mi Nam, ia hanya ingin mengunjungi suster kepala.

Hoon Yi/Manajer Ma memohon agar Tae Kyung membantu Mi Nyeo dengan menyanyikan lagunya sendiri bukan menyerahkannya pada Mi Nam. Tae Kyung menolaknya, manager bahkan sampai menahan kaki Tae Kyung, tapi Tae Kyung berhenti saat manager Hoon Yi menerima sms dari Mi Nyeo yang berkata ia akan menemui Biarawati. Hoon Yi ketakutan, "Go Mi Nam sudah pergi, Puas?"

Tae Kyung kesal. "Go Mi Nam pergi seperti itu saja?" Tae Kyung masuk ke mobilnya dan menyetir dengan agresif dan tiba2 berbelok. 
Tae Kyung menelepon Mi Nyeo tanya dimana dia, lalu minta agar Mi Nyeo tetap di tempat. Tae Kyung melihat Mi Nyeo di perhentian bis dengan dandanan wanita. Tae Kyung, "Kau akan pergi seperti itu saja?" Bagaimana kau bisa pergi tanpa berkata apapun? Apa kau meninggalkanku untuk menjelaskan semuanya pada yang lain? Bagaimana dengan bibimu? Kau harus menjelaskan pada semua orang sebelum kau pergi! Apa kau pikir kau bisa menutupi semuanya seperti itu ? Apa kau pikir aku akan membiarkanmu pergi seperti ini ?

Tae Kyung menyuruhnya masuk ke mobil. Mi Nyeo tanya, "Lalu..apa kau akan mengantarkanku?".
Wajah Tae Kyung berkerut, "Apa..?" Mi nyeo menjelaskan, "Suster Kepala mengunjungi Seoul. Mi Nyeo akan menemuinya."

 Melihat penampilan feminim Mi Nyeo, Tae Kyung berkata,"Seperti bertemu denganmu untuk pertama kalinya. Untuk suatu alasan. Aku merasa harus berbicara sopan denganmu." Tae Kyung memanggilnya dengan sebutan nona Go Mi Nam, Mi Nyeo membenarkan, namanya Go Mi Nyeo.

Tae Kyung menggoda, "Lalu Nona Go Mi Nyeo memotong rambutnya untuk menjadi Tuan Mi Nam ?"
Mi Nyeo, "Ya. Tapi saat ia menjadi pria, aku menjadi pria yang gaya."
Tae Kyung, "Tetap saja, kau pasti sedih harus memotong rambutmu. Bagaimanapun kau seorang gadis."
Mi Nyeo, "Biarpun rambutku pendek, aku seorang gadis."
Tae Kyung, berpikir sejenak "Tapi Go Mi Nam yang kutahu masih seorang pria."
Mi Nyeo, "Tapi sekarang rambutku sudah panjang dan aku mengenakan jepit rambut, biarpun aku tidak cantik, apa aku tidak seperti seorang gadis?"
TaeKyung, "Apa kau berkeras bahwa kau terlihat seperti seorang gadis mengenakan jepit dengan rambut palsu?"

Mi Nyeo kecewa dengan tanggapan Tae Kyung, dan melepas jepit rambutnya. Apalagi saat jepit rambutnya juga patah. Tae Kyung sedikit merasa bersalah dengan perkataannya.

Tae Kyung menggoda, "Lalu Nona Go Mi Nyeo memotong rambutnya untuk menjadi Tuan Mi Nam ?"
Mi Nyeo, "Ya. Tapi saat ia menjadi pria, aku menjadi pria yang gaya."
Tae Kyung, "Tetap saja, kau pasti sedih harus memotong rambutmu. Bagaimanapun kau seorang gadis."
Mi Nyeo, "Biarpun rambutku pendek, aku seorang gadis."
Tae Kyung, berpikir sejenak "Tapi Go Mi Nam yang kutahu masih seorang pria."
Mi Nyeo, "Tapi sekarang rambutku sudah panjang dan aku mengenakan jepit rambut, biarpun aku tidak cantik, apa aku tidak seperti seorang gadis?"
TaeKyung, "Apa kau berkeras bahwa kau terlihat seperti seorang gadis mengenakan jepit dengan rambut palsu?"

Mi Nyeo kecewa dengan tanggapan Tae Kyung, dan melepas jepit rambutnya. Apalagi saat jepit rambutnya juga patah. Tae Kyung sedikit merasa bersalah dengan perkataannya.
Mereka sampai di Gereja, Tae Kyung berkata ia akan mengantar Mi Nyeo pulang, jadi Mi Nyeo minta waktu 2 jam untuk menemui Suster Kepala. Saat Mi Nyeo pergi, Tae Kyung melihat jepit yang patah dan berkata, "Aku tidak mematahkannya, tapi aku merasa tidak enak sekarang."

Mi Nyeo tidak bisa mengungkapkan masalahnya didepan Suster Kepala, tapi ia minta Suster menghiburnya.

Tae Kyung menyetir berkeliling untuk membunuh waktu, dan ia berhenti di penjual jepit dan mencari jepit rambut. Tae Kyung tidak punya uang kecil, maka dia bayar jepit seharga $ 3 dengan uang $ 100. Tae Kyung berkata, "Ini jepit seharga $100." He Yi telpon, Tae Kyung malas melayaninya dan menutup telpnya. Lalu Heyi telp lagi, sebelum Tae Kyung sempat menutupnya lagi, Heyi teriak, "Wanita itu! Ada foto yang lain dari wanita itu. Salah satu stafku mengambil fotonya saat kau lari dengannya."

He Yi menelepon Tae Kyung dan menyuruhnya menemuinya. He Yi berkata bahwa ia memiliki foto gadis yang menyamar. Jika Tae Kyung tidak datang, ia akan menelepon reporter Kim. Dengan terpaksa, Tae Kyung menemui He Yi. Ternyata He Yi berbohong, ia tidak memiliki foto gadis itu. Tae Kyung marah, mengambil sepatu He Yi dan melemparnya ke danau. He Yi terpaksa berjalan kaki.

Ketika berjalan, ia terkena bola basket dan hidungnya berdarah. Bukannya membantu He Yi, para pemain bola basket itu malah memotretnya. Tae Kyung datang dan menolongnya. Sejak saat itulah He Yi mulai benar-benar menyukai Tae Kyung.

Tae Kyung! Dia mengenakan jaketnya pada Heyi dan menuntunnya ke mobil. Saat Heyi menunggu managernya untuk menjemput, dia berkata dengan malu, "Aku harus berhenti." Tae Kyung berkata, "Apa tidak lebih memalukan jika kau berhenti sekarang dengan foto terakhir seperti tadi?

"Sekarang Tae Kyung sudah terlambat menjemput Mi Nyeo. Tae Kyung menelepon Mi Nyeo, Mi Nyeo berkata tidak apa2 ia menunggu di depan Gereja.

Heyi heran mengapa Tae Kyung membantunya ini bisa mengakibatkan skandal. Tae Kyung menjawab, "Karena aku tahu bagaimana rasanya diambil fotonya secara salah." Tae Kyung dengan gelisah mengecek jamnya, memikirkan Mi Nyeo, dan berkata pada heyi ini sudah waktunya pergi. Heyi berkeras agar Tae Kyung menunggu sampai manajernya tiba, karena Tae Kyung sudah membuang sepatunya.

Foto2 mereka langsung diupload ke internet (astaga..benar2 maniak fans disana..) dan segera menghantam agensi, mereka sibuk menerima telp. Manajemen membantah rumor itu dan Hoon Yi berkata bahwa, "Mereka hanya oppa-dongsaeng! Oppa-dongsaeng (kakak-adik, ini adalah penjelasan atau alasan yang biasa diberikan agensi Korea jika ada bintang2nya yang terlibat affair hehe..)"

Mi Nam menunggu Tae Kyung, tapi Tae Kyung tidak datang-datang.

Shin Woo berpikir bukankah Tae Kyung bersama Mi Nyeo? Jika ia bersama Heyi, lalu apa yang terjadi dengan Mi Nyeo?

Ponsel Tae Kyung berdering, Tae Kyung ada di luar mobil. He Yi melihat itu dari Mi Nam, maka ia mengangkat dan berkata, "Oppa tidak bisa datang sekarang. Jangan menunggu."

Mi Nyeo merasa terganggu dengan berita di internet, dan ia merasa dia tidak perlu menunggu Tae Kyung lagi. Tapi Mi Nyeo tidak bisa pulang dengan berbusana wanita dan barang2nya semuanya ada di mobil Tae Kyung, jadi dia harus membeli baju untuk ganti.

Mi Nyeo menyusuri pasar Myungdong, Seoul, ia mencari2 baju. Mi Nyeo menerima telp dari Shin Woo, yang menawarkan jemputan. Mi Nyeo dengan sopan menolak, tidak tahu bahwa ia sudah ada di dekatnya (Shin Woo tahu bahwa letak Gereja Mi Nyeo didekat Myungdong)
Tiba-tiba Shin Woo meneleponnya.
Mi Nam: Aku ada di Myungdong.
Shin Woo menyamar menggunakan kaca mata dan topi (Cute banget deh!).
Shin Woo: Apa kau sudah makan? Berhubung kau ada di Myungdong, kau harus makan Kalguksoo (mie).

Shin Woo menyuruh Mi Nam makan disana, dan kemudian menyusulnya diam-diam. Shin Woo mengikuti Mi Nam dari belakang tanpa ketahuan.
Setelah makan Kalguksoo, Mi Nam ingin makan es krim.
Shin Woo: Es krim? Belok ke kanan?
Mi Nam: O iya, benar. (Kok bisa ya Mi Nam ga sadar?)
Mi Nam masuk ke toko es krim itu. Shin Woo memberinya satu es krim diam-diam.
Mi Nam: Aku tidak memesan ini.
Pelayan: Ini es krim gratis (Padahal Shin Woo yang ngasih).
Setelah makan es krim, Shin Woo menelepon lagi.
Mi Nam: Aku dapat es krim gratis, kak.
Shin Woo: Benarkah? AKu belum pernah dapat es krim gratis sebelumnya. Kau sangat beruntung.
Mi Nam: Kak Shin Woo, sekarang aku mau mencari baju. Apa kau tahu dimana tokio yang menjual baju bagus tapi murah?
Shin Woo: Murah?
Mi Nam memilih dan membeli beberapa baju.
Mi Nam: Benarkah aku bisa membeli baju-baju ini dengan harga semurah itu?
Kasir: Sedang ada sale besar-besaran. Kau sangat berutung.
Shin Woo membayar sisa harganya ke kasir.
Shin Woo menelepon Mi Nam lagi. "Go Mi Nam, ada yang ingin kuberitahukan padamu. Apa tidak apa-apa jika aku sedikit mengejutkanmu?"
Mi Nam: Apa yang ingin kau beritahukan?
Shin Woo: Berbaliklah.

Shin Woo menutup telp. Mi Nam berbalik, namun tidak melihat Shin Woo karena tertutup orang lain. Tiba-tiba hp Mi Nam berdering dan Mi Nam berlari pergi karena Tae Kyung sudah menjemputnya. Shin Woo terdiam, kecewa.
Shin Woo: Kau sudah sangat dekat. Jika kau berjalan satu langkah lagi...

Tae Kyung ada di depan gereja dan siap mengantarnya pulang. Karena senang, Mi Nyeo langsung segera menuju Tae Kyung dan melupakan Shin Woo. Shin Woo kaget, dengan sedih ia berkata, "Kau hampir disini. Kau seharusnya melangkah satu langkah lagi..."

Mi Nyeo senang menemui Tae Kyung dan menuju mobilnya untuk berganti baju menjadi Mi Nam. Tae Kyung menghentikannya dan berkata, "Bagaimana jika pulang seperti itu saja?" Bagaimana jika kau ungkapkan saja semua pada Sung Chan? Tae Kyung, "Aku akan membantumu."

Mi Nyeo tanya mengapa Tae Kyung menerimanya masuk sebagai anggota grup. Tae Kyung menjawab, "Aku suka suaramu. Seperti kata Presiden Ahn, suara yang sudah lama kucari, yang paling tepat untuk lagu baruku."
Mi Nyeo minta Tae Kyung mempercayakan lagu itu padanya, karena suaranya tidak palsu dan ia berjanji akan bekerja keras.

Mi Nyeo sudah menjadi Mi Nam lagi, mereka pulang. Tae Kyung tanya apa Mi Nyeo menemukan sesuatu di tasnya, Mi Nyeo menemukan jepit rambut. Tae Kyung akan menjelaskan, tapi Mi Nyeo tanya, apa ini milik Heyi? Heyi adalah nama yang menjengkelkan untuk Tae Kyung. Mi Nyeo berkata ia tahu mereka tadi bersama, Heyi bahkan menjawab telpnya. Tae Kyung marah, tapi ia berkata, "Itu bukan miliknya, itu milikmu!"

Tae Kyung, "Kau terlihat sangat terpukul saat jepitmu patah, maka aku membelinya tadi." Mi Nyeo tersentuh dan Tae Kyung bangga dengan dirinya. Tae Kyung heran mengapa kau hanya melihatnya? (maksudnya, mengapa tidak memakainya?) tentu saja Mi Nyeo tidak bisa memakainya dengan dandanan pria. Maka Mi Nyeo berjanji akan memakainya nanti jika ia kembali sebagai seorang gadis dan rambutnya sudah panjang lagi.

Tae Kyung mengingatkan Mi Nyeo, "Sekali kau kembali sebagai seorang wanita, bukankah kau harus pergi?" Mi Nyeo menjawab, "Sebagai seorang wanita, aku tidak punya alasan menemuimu, bukan?"


President Ahn menelepon Tae Kyung dan mengatakan bahwa He Yi ada di studio. He Yi ingin mengembalikan jaket Tae Kyung yang dipinjamkan padanya.
He Yi: Gosip tentang kita.. Kenapa kita tidak akui saja kalau itu benar. Aku tidak keberatan digosipkan denganmu.
Tae Kyung: Aku tidak suka digosipkan denganmu. Keluar dan katakan pada mereka bahwa itu tidak benar.
Tae Kyung meninggalkan He Yi dan menemui Mi Nam di studio. He Yi kemudian mengirimkan fotonya dan Mi Nam, berniat mengungkap kebenaran tentang Mi Nam.
Tae Kyung bertanya pada Mi Nam: Go Mi Nam, aku bertanya padamu sekali lagi. Apa kau benar-benar ingin tinggal di sini? Sebagai laki-laki?

Mi Nam mengangguk yakin.

Tae Kyung keluar dan mengejar He Yi. Tae Kyung mencium He Yi agar He Yi tidak bicara pada para wartawan. Mi Nam melihat mereka.


Mi Nyeo melihat mereka dari kejauhan.

Hatinya sakit lagi dan ia bertanya, "Suster Kepala, apa sengatan listrik bisa demikian menyakitkan?" 
========================================================
Pria Lebih Kuat Karena Wanita Tercinta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar