Entri Populer

Rabu, 08 Desember 2010

Sinopsis Doremifasolasido Part 2

Sinopsis Doremifasolasido Part 2


Genre: Drama, Music , Romance
Category: Korean Movie
Film Date: April, 2008
Cast : Jang Geun Suk, Cha Ye Ryeon, Jung Eui Chul






  • Movie: Do, re, mi, fa, so, la, si, do / Doremifasolasido
  • Hangul: 도레미파솔라시도
  • Revised romanization: Doremifasolasido
  • Director: Keon-hyang Kang
  • Writer: Yeo-ni Kwi
  • Producer:
  • Cinematographer
  • Release Date: April 3, 2008
  • Runtime: 105 min.
  • Language: Korean
  • Country: South Korea 


Teman-teman Eun Gyu membalas salam Jung Won. Jung Won masuk untuk melihat-lihat isi ruangan, tapi tiba-tiba matanya terpaku pada seseorang yang tengah duduk tak jauh dari tempatnya berdiri. Jung Won mengenal orang itu, ia adalah 'Hee Won' sahabat lamanya yang juga merupakan cinta pertamanya. Mereka berpisah karena Hee Won yang tiba-tiba menjauh dari Jung Won. Jung Won dan Hee Won saling berpandangan. Jung Won mencoba untuk tidak menangis, ia mengalihkan pandangannya ke arah Eun Gyu yang tengah memainkan gitarnya. Kemudian tanpa pamit terlebih dahulu, Jung Won langsung berlari ke luar ruangan.


"Ada masalah apa?" tanya salah satu teman Eun Gyu.
Eun Gyu melihat ke arah Hee Won, kemudian mereka berdua sama-sama memberikan isyarat kalau mereka berdua tidak tahu apa-apa mengenai hal itu.

"Ayo latihan." seru Eun Gyu. Daaan.. performance Jang Geun Suk oppa, cool  XD. Eun Gyu, selain vocalis juga main di bass.



Berikut ini lirik lagu yang dinyanyiin Eun Gyu a.k.a Jang Geun Suk oppa.

Hari ini matahari bersinar sangat cantik.
Senyummu mengisi hari-hariku.
Meskipun orang-orang merasa kalau hari ini adalah hari yang kelabu.
Juga karena kau membuatku merasa hidup.
Semua ini. 
Hanya untukmu, yang dapat membuatku melupakan hari bermasalahku.
Cintaku, tetaplah disisiku selalu.
Selama kau di sampingku, aku dapat melakukan apapun. 
Meskipun kadang orang-orang membuatmu sakit hati
Tapi aku tidak akan pernah meninggalkanmu
Aku akan selalu ada di sampingmu.

Hanya untukmu, yang dapat membuatku melupakan hari bermasalahku.
Cintaku, tetaplah disisiku selalu.
Selama kau di sampingku, aku dapat melakukan apapun. 
Meskipun kadang orang-orang membuatmu sakit hati
Tapi aku tidak akan pernah meninggalkanmu
Aku akan selalu ada di sampingmu.


Jung Won masuk ke kamarnya, Jae Kwang- adik laki laki Jung Won mengikuti langkah Jung Won.
"Aku hanya akan menanyakan kepadamu tentang satu pertanyaan." ungkap Jae Kwang.
"Jika kau tidak mau keluar juga, sesuatu yang buruk akan terjadi padamu." ancam Jung Won.
"Aku tidak akan memanggilmu 'pig' kalau kau menceritakannya kepadaku." pinta Jae Kwang.
"Cepat, apa yang ingin kau tanyakan?!" tanya Jung Won.



"Gadis cantik yang memiliki mata seperti kucing itu, apakah benar?" tanya Jae Kwang. Jae Kwang sedang jatuh cinta pada kakak perempuan Eun Gyu.
"Omong kosong apa itu?" Jung Won merasa risih dengan pertanyaan Jae Kwang.
"Jadi Yeon Noona, siapakah yang tinggal di pintu seberang itu, katakan padaku." Jae Kwang memelas pada Jung Won.
"Pergi, pergi, pergi!" Jung Won menutup wajah Jae Kwang dengan rompi sekolahnya kemudian mendorong paksa tubuh Jae Kwang untuk keluar dari kamarnya.
"Dasar pig!" ejek Jae Kwang.



Jung Won memasuki sebuah warung kecil yang berada di pinggir jalan, ternyata Jung Won memiliki janji untuk bertemu dengan Hee Won.
"Yoon Jung Won, lama tidak bertemu." sapa Hee Won.
"Ya, senang berte.." kata-kata Jung Won diputus oleh Hee Won.
"Kau kenal Eun Gyu?" tanya Hee Won. Tipe bicaranya engga beda jauh waktu Hee Won main di BBF.
"Apa?" tanya Jung Won tidak mengerti.



"Apa hubungan antara kau dan aku?" tanya Hee Won.
"Apa?" tanya Jung Won.
"Jangan pedulikan Eun Gyu. Waktu itu ketika aku sangat lemah, dia adalah teman yang selalu berada di sisiku. Kau tahu, betapa tidak beruntungnya aku, benarkan? Jika kau mengganggu Eun Gyu, kau harus siap-siap untuk mati." ancam Hee Won dengan nada datar.
"Kang Hee Won, kau sangat jahat. Apa yang kau pikirkan mengenai perbuatanku terhadap Eun Gyu? 10 tahun kita menjadi teman baik, dan aku sangat mempercayaimu. Membiarkan sekelompok anak nakal menggangguku. Aku pernah merasa berharga dalam suatu persahabatan, hanya dengan beberapa menit. Jangan mempengaruhiku, aku tidak ingin mengingat hal itu lagi." Jung Won berbicara tentang masa lalu mereka.



"Aku berharap padamu, untuk tidak mengingat hal itu lagi." Hee Won mengulang kata-kata Jung Won.
"Mengerti?Jangan pernah muncul lagi di hadapanku." ungkap Hee Won seraya melihat ke arah 3 temannya yang duduk tak jauh dari mereka mengobrol.
Tanpa pamit Hee Won langsung keluar dari tempat makan itu.



Sepulang dari menemui Hee Won, Jung Won kehujanan. Ia berjalan santai tanpa memperdulikan dirinya yang basah kuyup. Saat sedang berjalan, tiba-tiba ada seseorang yang datang menghadang jalannya. Jung Won Kesal, tapi saat tahu bahwa orang yang membawa payung itu adalah Eun Gyu, Jung Won tersenyum.
"Hey, ada apa ini? Apakah kau khawatir jika aku basah kuyup?" tanya Jung Won.
"Kenapa aku harus khawatir? Aku hanya tidak bisa tidur, dan aku merasa sedikit bosan, jadi aku keluar rumah saja." jawab Eun Gyu. Mereka berjalan berdua dalam satu payung.



"Terserahlah." balas Jung Won. "Jika kau mengatakan hal yang sebenarnya, kau juga tidak akan kehilangan daging di tubuhmu."
"Kenapa kau tidak tanya?" Jung Won penasaran kenapa Eun Gyu tidak menanyakan alasan Jung Won meninggalkan ruang latihan itu tanpa pamit.
"Apa?" tanya Eun Gyu tidak mengerti.
"Di ruang latihan saat itu." jawab Jung Won.
"Oh, itu. Bukankah kau menangis? Apakah kau merasa tersakiti? Jika aku menanyakan tentang penyebab hal itu, bukankah hal itu akan lebih menyakitkan?" ungkap Eun Gyu.



"Siapa yang menangis, anak kecil? Aku pasti tidak akan menangis. Mungkin saat aku melihat kecoak akan membuatku menangis." kata Jung Won. 
"Benarkah? Bagaimana jika aku telah membuatmu menangis?" Eun Gyu berandai-andai.
"Bagaimana jika kau tidak bisa membuatku menangis?" jawab Jung Won.
"Aku akan memenuhi sebuah keinginanmu." Eun Gyu membuat janji, bila ia tidak bisa membuat Jung Won menangis, maka Eun Gyu harus memenuhi satu keinginan apapun milik Jung Won.
"Baiklah, kita bertaruh. Kau pasti akan memegang janjimu kan?" Jung Won mencoba memastikan bahwa janji itu tetap.


Eun  Gyu memegang tangan Jung Won, ia menyuruh Jung Won untuk menggenggam payung itu. Eun Gyu berlari dalam hujan menuju rumahnya. Ia berlari seraya bernyanyi, "Don't cry, don't cry. Santa Clause tidak akan memberikan hadiah kepada anak yang menangis."
Tiba-tiba Eun Gyu tersandung dan ia hampir terjatuh. Jung Won yang melihat hal itu, tertawa terbahak.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar